Sabtu, 03 November 2012

STATISTIK Inferensial

Analisis Inferensial:
Analisis data yang bertujuan untuk menghasilkan bilangan-bilangan yang dapat di gunakan dalam penarikan kesimpulan tentang hubunga antara variable yang berlaku bagi populasi atas dasar dari sample, melalui pengujian hipotesis.

"Penarikan Hubungan Antara Dua Variabel atau Lebih dapat di acak melalui 2 pendekatan"
perbandingan (kombinasi) variasi nilai variabel satu dengan variabel lainnya.

menggunakan teknik uji beda T-test atau analisis variable (uji beda T-test)

menentukan kebersamaan variasi (kovariansi)nilai variabel satu dengan variable lain, menggunakan teknik analisis korelasi atau analisis regresi.

Estimasi:
statistik: angka (bilangan) -  untuk sample
parameter: angka (bilangan) - untuk populasi

jika bilangan sample digunakan untuk memperkirakan (mengatasi) bilangan populasi, berartu bahwa statistik digunakan pendugaan.

Probabilitas:
besarnya kemungkinan akan terjadinya suatu pristiwa tentu di antaranya semua alternatif yang mungkin terjadi.

Taraf kepercayaan dan Taraf Sigbifikan:
1. taraf kepercayaan
besarnya keyakinan kita bahwa dugaan (estimasi) kita tentang parameter menggunakan statistik itu benar, dinyatakan dakam persen (%), misalnya 99%, 95%, atau 90%.
2. Taraf signifikan
besarnya kemungkinan salah atas dugaan (estimasi) kita tentang parameter berdasarkan statistik, diantaranya dalam persen (%), misalnya 1%, 5%, atau 10%


Satu titik atas dua titik atas
Menit busur dan detik busur juga digunakan dalam astronomi. Derajat dan juga menit busur digunakan untuk mengukur kemiringan atau jarak anguler dari utara atau selatan terhadap ekuator. Detik busur juga seringkali disebut dengan parsec, yang merupakan perpanjangan parallax secondParalaks adalah kesalahan dalam melihat suatu benda atau pengukuran akibat kesalahan sudut pandang atau adanya pembiasan dari instrumen pengukuran dan media transmisi cahaya. Disebut parallax second karena benda langit senantiasa berubah posisinya terhadap pengamat akibat rotasi dan revolusi bumi.
Parsec hanyalah jarak relatif perpindahan benda langit terhadap pengamat akibat pergerakan bumi. Jika benda langit benar-benar bergerak sejauh satu parsec sedangkan pengamat diam, maka benda langit tersebut telah bergerak sejauh 3,26 tahun cahaya, atau sekitar 31 triliun kilometer.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TERIMAKASIH TELAH MENGUNJUNGI BLOG SAYA. MOHON, BERIKAN KOMENTAR ANDA SEBELUM MENINGGALKAN!